TBnews, ARGA MAKMUR – Menindaklanjuti program nasional Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, jajaran TNI-Polri bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara menggelar aksi “Jumat Bersih” besar-besaran, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini menyasar sejumlah fasilitas umum di Kecamatan Kota Arga Makmur, dengan titik fokus utama di Alun-alun Rajo Malin Paduko dan area sekitarnya.
Apel Sinergitas di Jantung Kota
Aksi bersih-bersih ini diawali dengan apel bersama di Alun-alun Rajo Malin Paduko yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh-tokoh penting daerah, antara lain:
Kajari Bengkulu Utara, Nurmalina Hadjar, S.H., M.H.
Sekda Bengkulu Utara, H. Fitriyansyah, S.STP, M.M.
Kasdim 0423/BU, Mayor Kav. Cinta Harmidi.
Wakapolres Bengkulu Utara, Kompol Januri Sutirto, S.H.
Jajaran Kepala OPD, Personel Kodim 0423, Polres Bengkulu Utara, serta Ibu-ibu Bhayangkari.



Antisipasi Krisis Sampah 2028
Kapolres Bengkulu Utara menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah konkret untuk mengatasi proyeksi kelebihan kapasitas (overcapacity) Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang diperkirakan penuh pada tahun 2028.
”Melalui Gerakan Indonesia ASRI, pengelolaan sampah kini dilakukan melalui komando langsung, tidak lagi sektoral. Kita bergerak bersama untuk memastikan lingkungan tetap sehat, tidak kumuh, dan mendukung daya tarik wisata ruang publik,” ujar AKBP Bakti Kautsar Ali.
Dalam aksi ini, petugas gabungan bahu-membahu mengumpulkan sampah, membersihkan saluran air (drainase), serta menata area yang dinilai rawan kotor guna mencegah timbulnya penyakit.
Implementasi Asta Cita Presiden
Secara terpisah, kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Asta Cita ke-7 dan ke-8 Presiden Prabowo Subianto yang menekankan harmonisasi dengan lingkungan hidup. Selain membersihkan sampah fisik, gerakan ini juga mencakup penertiban spanduk liar guna menciptakan estetika kota yang nyaman.
Meskipun fokus hari ini berada di Alun-alun, edukasi juga diarahkan kepada para pedagang dan pengunjung di area publik lainnya, seperti Pasar Purwodadi, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
Penggalangan dan Sosialisasi
Guna memastikan keberlanjutan kebersihan lingkungan, Sat Intelkam Polres Bengkulu Utara juga telah melakukan koordinasi dan penggalangan kepada para pedagang. Tujuannya agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor utama dalam menjaga kebersihan pasar dan fasilitas umum secara mandiri.
”Kebersihan adalah tanggung jawab kolektif. Sinergitas TNI-Polri dan Pemda hari ini adalah pemantik, namun kesadaran masyarakatlah yang akan menjaga kebersihan ini tetap abadi,” tutup Kapolres.








Tinggalkan Balasan